Tahukah Anda? Asal-usul Nama Kawasan Pondok Cina di Depok

Tahukah Anda? Asal-usul Nama Kawasan Pondok Cina di Depok

Hampir sebagian besar orang Jakarta pastilah mengenal nama area Pondok Cina yang terletak di Depok, Jawa Barat. Pastinya nama stasiun yang di ingat, kalau tidak mengenalnya sebagai nama kelurahan.

Tahukah Anda? Asal-usul Nama Kawasan Pondok Cina di Depok

Tahukah Anda? Asal-usul Nama Kawasan Pondok Cina di Depok (Sumber: viva.co.id)

Kelurahan Pondok Cina, yang masuk ke wilayah Kecamatan Beji, sudah berusia lebih 5 abad, lebih tua dari usia resmi Kota Depok yang dahulu menjadi bagian dari wilayah Jakarta.

Sebelum kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 1945, tidak dekat Pria kelahiran Amsterdam 10 Agustus 1657 tersebut merupakan seorang Kristen yang taat. Lantaran menurut dewan gereja perbudakan kontradiksi dengan ajaran Injil, konon, Chastelein pun dikenal anti-perbudakan.

Cornelis, yang semula menjadi pejabat di Batavia, kemudian mengundurkan diri dari tempatnya bekerja dan mendapat hak penguasaan tanah di Siringsing (saat ini Srengseng Sawah, Jagakarsa, Jakarta Selatan) semenjak 1695, dekat Pal 17, sekitar dua puluh lima kilometer selatan Batavia. Ia juga menguasai tanah di Depok, pada Pal 21, dengan membelinya pada 18 Mei 1696.

“Saat itu ia membeli Depok dengan salah satu surat tanah atau persilnya sudah atas nama Depok. Nah, lahan yang ia beli seluas 1.244 hektare itulah yang dikenal dengan sebutan Depok lama, sekitar area Jalan Kartini, Jalan Pemuda,” kata pakar sejarah Depok, Ratu Farah Diba, ketika ditemui kami.

“Jadi, (isu) bahwa Depok tersebut sebuah akronim (dari) kelompok Kristen, maka tersangkal. Sebab ternyata pada delapan belas Mei 1696, orang selama ini selalu menganggap Depok tersebut satu akronim persatuan orang Kristen, akhirnya terbantahkan”.

Dengan lahan yang cukup luas tersebut, Cornelis kemudian bernisiatif menjadikan Depok sebagai kawasan pertanian. Selanjutnya ia membawa sekitar 150 budak yang didatangkan dari Bali, Makassar, dan Ambon.

“Budak-budak ini siang hari bekerja, malam harinya diajarkan cara-cara Kristen. Mereka ini hidup dari lahan pertanian, tapi mereka membutuhkan suatu kebutuhan yang lain, di luar dari pertanian. Nah, pedagang pada zaman Hindia Belanda, kan, rata-rata orang Cina,” ungkapnya.

Oke Sob, demikianlah yang dapat kami sampaikan mengenai sejarah asal usul nama Kawasan Pondok China, semoga bermanfaat.

2

No Responses

Write a response